Pengertian Tunas Adventif dan Contoh Tumbuhan Bertunas

Kebun Bunga – Tunas merupakan salah satu cara tumbuhan berkembangbiak secara vegetatif atau aseksual. Pada tumbuhan yang bertunas, perkembangbiakannya hanya memerlukan satu induk saja. Tumbuhan baru berasal dari bagian tubuh induknya, tanpa perlu percampuran sifat dengan induk lain yang berbeda jenis (jantan/betina). Perkembangbiakan tumbuhan dengan tunas termasuk vegetatif alami, yang artinya bisa terjadi dengan siklus alam tanpa bantuan manusia. Salah satu contoh jenis tunas adalah tunas adventif.

Pengertian Tunas Adventif

Tunas adventif terjadi saat suatu tumbuhan memiliki daun yang mengandung jaringan meristem, sehingga di bagian pinggiran daunnya dapat membentuk tunas baru. Tunas adventif ini terbilang unik, karena normalnya tumbuhan yang bisa bertunas akan mengeluarkan tunasnya pada ketiak daun atau ujung batang. Sementara itu, pada tumbuhan dengan tunas adventif, tunas barunya akan muncul di sekeliling pinggiran daun atau di tempat yang jauh dari induknya seperti tanaman sukun.

Karena sifatnya alami, seringkali tunas adventif dikenal pula dengan tunas liar. Saat salah satu tumbuhan tunas adventif seperti cocor bebek atau sukun bertunas, Anda akan takjub melihat sekeliling daunnya yang dipenuhi dengan bakal calon tumbuhan baru, seperti puluhan daun kecil di atas pinggiran daun besar.

Saat menanam tumbuhan yang berkembangbiak dengan tunas adventif, seperti cocor bebek, Anda bisa langsung memendam sedikit bagian daun yang sudah banyak tunasnya dengan media tanam, sehingga nantinya setelah beberapa hari tunas-tunas yang ada saling terpisah dan membentuk individu tumbuhan baru.

Contoh Tumbuhan Tunas Adventif

Jika diperhatikan lebih jauh, ternyata cukup banyak pula tumbuhan yang dapat berkembangbiak dengan cara tunas adventif, seperti beberapa tumbuhan berikut :

  • Cocor Bebek

Cocor bebek atau yang dalam bahasa latin dikenal dengan Kalanchoe pinnata adalah tanaman herba yang dapat mencapai ketinggian 0,3-2 meter. Daun cocor bebek cukup memiliki daging yang tebal, berbentuk bulat telur atau memanjang dengan tepi daun beringgit khas tumbuhan yang dapat berkembangbiak dengan tunas adventif. Batang tumbuhan cocor bebek berbentuk tegak dengan pangkalnya yang berkayu membentuk segiempat yang tumpul di keempat sisinya.

Cocor Bebek

Selain dengan tunas adventif, cocor bebek juga dapat dikembangbiakkan dengan stek daun, yaitu dengan memotong bagian daunnya yang mengandung banyak air dan langsung ditancapkan ke tanah sehingga lebih memicunya untuk bertunas.

Cocor bebek banyak ditanam oleh masyarakat Indonesia karena kandungan berbagai nutrisi di dalamnya seperti magnesium malat, asam apel, dan damar yang sangat bermanfaat bagi penderita wasir, gangguan pencernaan, muntah darah, demam, terlambat haid, nyeri lambung, radang telinga di bagian luar, bisul, dan sakit kepala.

  • Sukun

Pernah membeli gorengan dan mendapati sukun yang digoreng dengan tekstur seperti singkong namun sangat halus dan sedikit manis? Itulah buah sukun, salah satu tumbuhan yang juga bisa berkembangbiak dengan cara tunas adventif. Tumbuhan sukun sangat baik ditanam di daerah dataran rendah hingga 1.200 mdpl, apalagi di tempat yang mengandung tanah aluvial dengan kandungan bahan organik tinggi. Cukup toleran terhadap pH yang rendah, serta tahan sedikit kekeringan.

Sukun

Pohon sukun termasuk pohon yang tinggi dan besar, dapat mencapai ketinggian 10 meter dengan daunnya yang berukuran besar-besar pula. Buahnya berbentuk bulat dengan daging yang sangat empuk ketika sudah diolah. Bahkan di luar negeri pun buah sukun dikenal dengan nama ‘breadfruit’ karena dagingnya yang dibayangkan seperti roti ketika dimakan.

Selain dibuat sebagai santapan gorengan, banyak pula yang memanfaatkan buah sukun untuk dibuat tepung, keripik sukun, atau direbus. Bunga tanaman sukun yang jantan jika dikeringkan bisa dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk di rumah. Selain itu, daun tanaman sukun juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit kuning (hepatitis).

  • Begonia

Tumbuhan yang sangat menyukai tempat sejuk, terutama di ketinggian 1000-2400 mdpl ini banyak sekali dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Sangat banyak ditemukan di daerah Jawa Barat, termasuk Cipanas, Kebun Raya Cibodas dan Bandung. Begonia akan tumbuh optimal dengan tanah humus kaya nutrisi, tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung, dan sejuk.

Begonia

Terdapat sekitar 200 jenis tanaman begonia yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain dimanfaatkan sebagai tanaman hias, beberapa jenis tumbuhan begonia dengan akar rimpang bisa dimanfaatkan sebagai obat demam atau penyakit raja singa.

Baca Juga : Indahnya Taman Bunga Begonia Lembang

Perkembangbiakan begonia dengan tunas adventif dilakukan dengan menanam potongan umbinya yang mengandung minimal satu buah tunas. Pertama-tama Anda harus memotong-motong umbinya sehingga setiap potongan terdiri dari satu mata tunas, kemudian potongan tersebut dapat langsung ditanam di lahan tanpa perlu penyemaian terlebih dahulu.

Demikianlah ulasan mengenai tunas adventif dan beberapa contohnya. Semoga bermanfaat bagi Anda yang gemar bercocok tanam dan terus haus akan ilmu mengenai tumbuhan dan perkembangbiakkannya.

Komentar
error: Mau Copas ya !!