Cara Menanam Mangga di Pekarangan Rumah Agar Rajin Berbuah

Kebunbunga.net – Buah mangga adalah salah satu buah musiman yang banyak ditemukan pada bulan September-November. Di Indonesia sendiri, terdapat berbagai varietas mangga, mulai dari mangga harumanis, mangga Indramayu, hingga mangga apel.┬áTidak tersedianya mangga di bulan-bulan tertentu, membuat orang tertarik untuk menanam mangga sendiri di pekarangan rumah. Sulitkah menanam mangga di pekarangan rumah? Temukan jawabannya dengan membaca ulasan tentang cara menanam mangga berikut.

Cara Menanam Mangga

Kebutuhan Lahan Pohon Mangga

Pohon mangga jika tidak ditanam dalam pot termasuk dalam kelompok tumbuhan yang ukurannya besar dengan batang kayu berkambium. Oleh karena itu, sebelum menanam mangga Anda perlu mengetahui kebutuhan lahan agar pohon mangga dapat tumbuh subur tanpa kekurangan nutrisi

Pohon mangga membutuhkan lahan paling tidak seluas 2×2 meter hingga ia tumbuh besar. Jika Anda ingin menanam lebih dari satu pohon mangga, usahakan memberikan jarak sekitar 5 meter untuk tiap pohon. Jika syarat ini terpenuhi, maka Anda sudah bisa mencoba menanam mangga di pekarangan. Namun jika lahan kurang luas, sebaiknya pikirkan ulang untuk menanam pohon mangga, atau cobalah menanamnya di pot sebagai tambulampot.

Cara Menanam Mangga di Pekarangan Rumah

  1. Persiapan Media Tanam

Persiapan media tanam dimulai dengan membuat lubang pada tanah dengan ukuran 70×70 cm. Buat lubang dengan kedalaman sekitar 30 cm. Kemudian, lubang ini terlebih dahulu harus dibiarkan terbuka hingga kurang lebih 2 minggu untuk mengurangi derajat keasaman tanah. Selain itu, hal ini juga dilakukan agar racunyang terdapat pada tanah menguap sehingga tidak merusak bibit. Pohon mangga akan tumbuh lebih baik jika tanah memiliki pH pada rentang 5,5-7,0 yang bisa didapatkan dengan membiarkannya terbuka.

Tanah hasil galian lubang kemudian dapat dicampurkan dengan pupuk kandang. Gunakan sekitar 15-20 kg pupuk kandang per lubang. Setelah selesai didiamkan, campuran tanah dan pupuk kandang dapat dimasukkan kembali untuk menutup lubang. Tandai bagian tengah lubang menggunakan kayu untuk menandai bagian tempat bibit harus ditanam.

  1. Proses Penanaman Bibit

Bibit paling baik ditanam pada sekitar bulan September-Januari. Untuk proses penanaman, lakukan langkah-langkah berikut :

  • Siapkan bibit mangga. Jika bibit didapatkan dengan cara membeli, maka lepaskan kantung plastik atau polibag yang menempel, jangan sampai plastik ikut tertanam karena dapat menghambat penyerapan nutrisi yang dimiliki tanah.
  • Bibit kemudian ditanam pada kedalaman sekitar 20 cm dari permukaan tanah.
  • Tutup kembali dengan media tanam, kemudian mampatkan tanah di sekitarnya.
  • Saat baru akan mulai tumbuh, berikan atap sementara agar tanah tidak terlalu kering dan bibit tidak terlalu banyak terpapar sinar matahari.
  • Bibit mangga siap tumbuh di pekarangan Anda.

Tips Agar Mangga Rajin Berbuah

Setelah proses penanaman selesai, Anda tentunya harus bersabar. Pohon mangga harus tumbuh hingga beberapa tahun sebelum akhirnya cukup besar dan dapat menghasilkan buah yang diidamkan. Untuk mangga hasil cangkokan, biasanya buah akan muncul sekitar 1-1,5 tahun setelah waktu penanaman. Namun jika Anda menanamnya dari biji, proses hingga pohon berbuah dapat memakan waktu 3 kalinya. Agar rajin berbuah, Anda harus perhatikan hal-hal yang penting bagi pohon mangga, seperti :

  • Rajin Memangkas Dahan.

Pemangkasan dahan dan daun dapat dinamakan dengan istilah pruning. Pruning dilakukan untuk memaksimalkan nutrisi yang terserap pada pohon agar dialokasikan untuk pertumbuhan buah. Setelah pohon mangga tumbuh cukup besar dan memiliki banyak cabang, Anda perlu memangkas sebagian cabang yang terlalu rapat sehingga cahaya matahari pun dapat tersebar merata ke seluruh bagian pohon. Pemangkasan dapat dilakukan dalam beberapa tahapan :

Tahap I : pasca 1 tahun penanaman, potong batang hingga menyisakan ketinggian pohon 50 cm. Sisakan hanya tiga cabang yang akan menyebar ke segala arah.

Tahap II : pasca 2 tahun penanaman, dari pertumbuhan selanjutnya di ketiga cabang, pangkas hingga hanya tersisa tiga cabang selanjutnya. Dari permukaan, kini ada 1-3-9 cabang.

Tahap III : pangkas dahan yang kira-kira terlalu padat dan rimbun, pangkas pula cabang yang mengering, atau tumbuh ke bawah.

  • Memicu Tumbuhnya Bunga

Dapat dilakukan dengan cara mengerat kulit dengan pola melingkar sepanjang batang pohon hingga terlihat bagian dalam kayunya. Hal ini dilakukan untuk menghambat pengangkutan nutrisi dari tanah, sehingga terjadi penumpukkan zat nutrisi hasil fotosintesis yang sangat berperan dalam memicu pertumbuhan bunga. Kayu juga dapat diiris, dicacah, dipaku, atau dikeruk sekitar 3-5 cm dari permukaan tanah untuk melakukan fungsi ini.

  • Pemupukan

Tentunya pupuk berperan cukup penting untuk mendapatkan pohon mangga yang rajin berbuah. Beberapa jenis pupuk yang bisa Anda coba untuk merangsang pembuahan adalah pupuk KclO3 (Potassium klorat), auksin, gibberelin, dan paklobutrazol. Anda bisa juga mengaplikasikan pupuk ZPT untuk merangsang pertumbuhan buah dan bunga.

Demikianlah cara menanam mangga di pekarangan rumah. Memang membutuhkan lahan yang tidak sedikit dan perlakuan khusus agar berbuah banyak, namun semua itu tentunya akan terbayarkan dengan buah yang ranum hingga anak-cucu. Selamat mencoba!

Komentar