Cara Menanam Jahe Merah di Polibag dan Karung

Cara Menanam Jahe – Jahe merah memiliki berbagai macam khasiat yang penting untuk tubuh, diantaranya mencegah terjadinya rematik dan nyeri sendi, mengobati sakit pinggang, menghangatkan tubuh ketika terserang flu, menghilangkan rasa lelah, juga mengobati sakit kepala. Dengan manfaatnya yang melimpah ini, jahe merah sudah banyak dikomersialkan dan juga banyak orang memilih menanamnya di pekarangan sebagai apotek hidup yang dapat berguna sewaktu-waktu.

Selengkapnya : 30 Manfaat Jahe untuk Kesehatan Tubuh

Untuk menanam jahe sendiri, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui, mulai dari pemilihan rimpang yang berpotensi menjadi bibit unggul, penyemaian rimpang, persiapan media tanam, proses penanaman dan perawatan ketika tanaman sudah bertunas. Berikut merupakan ulasan cara menanam jahe merah.

Cara Menanam Jahe Merah

Pemilihan Bibit Jahe

Sebelum menanam sendiri jahe menggunakan karung bekas atau polybag, tentunya Anda perlu memilih bibit terbaiknya terlebih dahulu. Jahe berkembangbiak secara vegetatif, yaitu bertunas dari potongan rimpangnya. Berikut merupakan beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan untuk memilih bibit jahe merah yang baik:

  • Usahakan mengambil bibit jahe segar yang didapatkan dari indukan di kebun, hindari untuk mengambil rimpang jahe merah yang sudah dipasarkan.
  • Ambillah rimpang jahe merah yang umurnya sudah cukup tua, paling tidak 9-10 bulan. Pastikan juga rimpang tersebut cukup sehat dan tidak terserang hama. Untuk mengecek umur rimpang, perhatikan bagian tajuknya, jika sudah mengering, artinya rimpang sudah siap untuk dibibitkan.
  • Pilih rimpang jahe merah yang memiliki berat 100-250 gram. Rimpang dapat dipotong menjadi bagian-bagian yang tiap bagiannya memiliki sedikitnya 3 mata tunas. Biasanya potongan jahe akan berkisar antara 3-7 cm, dengan berat 25-80 gram.

Setelah Anda menemukan bibit yang berpotensi, maka segera bersihkan potongan rimpang jahe merah, kemudian keringkan dengan cara diangin-angin selama 4-6 hari, di bawah sinar matahari tidak langsung minimal selama 4 jam per harinya. Setelah dikeringkan, lakukan eliminasi bagi rimpang yang patah atau terlihat kurang sehat, memiliki cacat atau luka. Pilih rimpang yang kulitnya berwarna merah muda cerah.

Sesudah tahapan pemilihan bibit dilakukan, simpanlah bibit pilihan di tempat teduh dan kering selama satu bulan, kemudian bibit baru bisa ditanam setelahnya.

Penyemaian Jahe Merah

Bibit telah berhasil disortir dan dipilih yang terbaik dan berpotensi menghasilkan jahe yang baik pula. Kemudian langkah selanjutnya adalah melakukan penyemaian bibit sehingga menumbuhkan satu individu tanaman baru. Penyemaian dapat dilakukan dengan membenamkan rimpang jahe dengan posisi vertikal (berdiri).

Untuk melakukan penyemaian, siapkan wadah kayu untuk menempatkan rimpang jahe merah sehingga lebih teratur. Kemudian tutup seluruh bagiannya dengan sekam padi atau abu gosok. Penyemaian dapat dilakukan dengan bertumpuk, sehingga jika satu rimpang sudah terbenam oleh media, maka Anda bisa meletakan rimpang selanjutnya di atasnya, kemudian ditutupi kembali dengan sekam padi atau abu gosok.

Anda perlu bersabar untuk melakukan penyemaian ini, karena dapat mencapai satu bulan hingga jahe bertunas dan memiliki batang sepanjang sekitar 10 cm dengan disertai 3-5 daun sejati. Jika jahe merah sudah berhasil bertunas seperti ini, waktunya Anda memindahkan ke wadah tanam berupa polybag atau karung bekas.

Cara Menanam Jahe Merah di Karung

Media Menanam Jahe Merah

Jahe bisa ditanam di pot, polibag atau karung yang besar. Untuk mengisi wadah tanam jahe merah, Anda dapat menyiapkan media tanam berupa :

  • Tanah subur
  • Pasir
  • Humus atau pupuk kandang
  • Pecahan bata merah/genteng
  • Ijuk
  • Insektisida
  • Pupuk NPK (15-20-20)

Tanah yang subur artinya mengandung unsur hara yang cukup untuk pertumbuhan tanaman, sehingga pemberian pupuk tidak perlu terlalu banyak untuk menggemburkannya. Sementara pasir berperan sebagai fraksi liat untuk memasok mineral endapan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan jahe merah.

Tanah subur, pasir, dan humus atau pupuk kandang sebagai media utama perlu terlebih dahulu dicampurkan dengan perbandingan 1:1:1. Sesuaikan jumlahnya dengan wadah tanam jahe merah yang Anda gunakan. Jika menggunakan karung, tentunya lebih banyak media tanam yang dibutuhkan jika dibandingkan dengan menggunakan polibag.

Campurkan media tanam dengan insektisida (Furadan) dan juga pupuk NPK, sebanyak kira-kira 15 gram untuk polibag berukuran 40 x 50 cm dan 30 gram untuk penanaman pada karung 50 kg.

Cara Menanam Jahe Merah

Setelah media tanam siap dan bibit pun sudah bertunas, saatnya memulai proses penanaman. Untuk proses penanaman, perhatikan tahapan-tahapan berikut :

  • Masukkan media tanam pada karung dan polibag. Jika menggunakan karung, ketinggian karung dapat diatur dengan menggulung bagian atasnya hingga tersisa sepertiga tinggi karung.
  • Buatlah lubang kecil sedalam 5-10 cm untuk tempat meletakkan bibit rimpang yang bertunas. Satu karung besar atau polibag berukuran 40 x 50 cm dapat memuat beberapa bibit, dengan jarak disesuaikan dengan tujuan penanaman.
  • Jika ingin panen jahe merah muda, maka letakkan bibit sekitar 10-15 cm satu sama lain. Namun jika ingin dipanen tua, maka letakkan sekitar 20-25 cm satu sama lainnya.
  • Masukkan rimpang bibit ke dalam lubang pada media tanam. Pastikan tunas yang tumbuh menghadap ke atas. Timbun kembali dengan media tanam yang sudah dicampur pupuk.
  • Jangan langsung meletakkan bibit yang baru ditanam dibawah sinar matahari langsung hingga tanaman jahe berumur sekitar 1,5-2 bulan.

Perawatan Tanaman Jahe Merah

Tentunya tanaman perlu dirawat sehingga lebih cepat tumbuhnya dan menghasilkan rimpang jahe yang melimpah. Perhatikan hal-hal berikut selama merawat tanaman jahe merah :

  • Lakukan penyiraman secara rutin di pagi dan sore hari.
  • Selalu rutinkan penggemburan tanah di dalam karung atau polibag dengan mengaduk ngaduknya sebanyak 3 bulan sekali hingga tanaman berusia 10-12 bulan.
  • Berikan pupuk NPK secara rutin 2 atau 3 bulan sekali.
  • Pemanenan dapat dilakukan saat tanaman telah berusia sekitar 10-12 bulan yang ditandai dengan menguningnya daun jahe merah dan mengeringnya batang tumbuhan jahe merah.

Demikianlah cara menanam jahe merah secara mudah di dalam polibag atau karung bekas. Selamat mencoba dan memanen sendiri manfaat dari tanaman apotek hidup yang satu ini.

Komentar
error: Mau Copas ya !!