Cara Menanam Buah Naga Dalam Pot, Semua Pasti Bisa

Tabulampot Buah Naga – Saat ini, budidaya buah naga dalam pot menjadi hal yang cukup menarik. Pohon yang tidak terlalu tinggi dengan buah yang lebat sangat istimewa jika ditanam di pekarangan rumah yang tidak terlalu luas. Dengan menanam buah naga di dalam pot, pohon buah naga dapat dipindah-pindahkan sesuai dengan penataan pekarangan yang Anda inginkan, juga jika kelak tanaman ingin dijual, Anda dapat langsung menjualnya bersama dengan potnya tanpa perlu repot-repot lagi.

Tabulampot Buah Naga

Tabulampot Buah Naga

Persiapan Menanam Buah Naga dalam Pot

Sebelum menanam bibit buah naga, terlebih dahulu pilih pot yang akan Anda gunakan. Pilihlah dengan cermat sehingga nantinya tanaman buah naga tumbuh subur dan tidak perlu dipindahkan ke tempat lain. Dua hal penting yang harus Anda perhatikan adalah jenis material pembuat pot serta ukuran pot.  Dari segi materialnya, pot jenis ini dapat menjadi pilihan Anda :

  • Pot plastik : Paling banyak di jual di toko tanaman karena harganya yang paling murah, beratnya ringan, serta tersedia dalam berbagai ukuran. Namun kelemahannya, menggunakan pot plastik terkadang kurang awet dan mudah rusak. Pot plastik rata-rata akan bertahan selama beberapa tahun saja. Jika tujuan Anda membudidayakan buah naga untuk dijual, sebaiknya gunakan saja pot plastik ini.
  • Pot keramik (gerabah) : Pot yang paling awet, juga biasanya dihias dengan warna indah dengan nilai estetika tinggi, tersedia dalam ukuran kecil, sedang, dan besar. Namun kelemahannya, pot keramik cukup berat dan dapat pecah dengan mudah jika terbentur. Untuk Anda yang ingin membudidayakan buah naga sebagai tanaman hias di pekarangan, ada baiknya menggunakan pot gerabah ini.
  • Pot besi (drum) : Pot berbentuk drum ini biasanya memiliki ukuran yang cukup besar, juga awet untuk digunakan menanam tumbuhan. Namun, pot besi sangat berat karena ukurannya yang juga besar, terkadang sulit untuk diperoleh, serta persiapannya membutuhkan tenaga ekstra.

Jenis material pot dapat Anda pilih berdasarkan tujuan pembudidayaan buah naga. Selain itu, tentunya Anda juga perlu memerhatikan ukuran pot. Buah naga termasuk tanaman yang cukup besar, sehingga jika Anda ingin menanamnya di dalam pot, Anda memerlukan pot berukuran cukup besar pula. Pilih ukuran pot yang diameternya kira-kira 40-50 cm, dengan tinggi minimal 40 cm.

Sebelum menanam buah naga dalam pot, ada baiknya untuk memberi perlakuan awal terlebih dahulu sehingga aman sebagai media tanaman tumbuh. Rendam pot plastik atau keramik dengan air bersih selama beberapa hari sebelum dipakai. Sementara untuk pot drum, rendam terlebih dahulu dengan air dan sedikit tanah selama beberapa hari, sehingga berbagai kotoran yang dapat merusak tumbuhan buah naga dapat larut dalam air. Baca juga : Manfaat Buah Naga.

Media Tanam Untuk Buah Naga

Setelah pot siap digunakan, langkah selanjutnya adalah membentuk media tanam yang paling pas untuk perkembangan pohon buah naga. Anda memerlukan bahan-bahan berikut sebagai media untuk menanam buah naga di dalam pot :

  • Batu bata / kerikil
  • Tanah
  • Pupuk kandang atau pupuk organik
  • Pasir
  • Tiang panjatan dari kayu/besi/pipa PVC diameter 8-10 cm

Segera setelah bahan-bahan tersedia, lakukan langkah-langkah berikut untuk menciptakan media yang optimal:

Buah Naga dalam Pot

Buah Naga dalam Pot

Cara Menanam Buah Naga Dalam Pot (Tabulampot)

1. Siapkan pot yang sudah dibersihkan. Pasang tiang panjatan di tengah pot jika ada 2 bibit yang ingin ditanam, atau sedikit ke pinggir pot jika hanya ada 1 bibit untuk ditanam. Tiang panjatan dibuat kira-kira setinggi 1,5-2 meter, dengan bagian atas dibentuk tanda (+) yang dikelilingi dengan lingkaran. Paku bagian bawah tiang panjatan pada pot untuk lebih membuatnya kokoh.

2. Batu bata yang telah dipecah kecil-kecil atau kerikil diisikan ke dalam pot sehingga tingginya 10-15 cm. Batu dan kerikil ini berguna agar saat disiram air tidak seluruhnya terkumpul di media tanah dan membuat tumbuhan membusuk.

3. Tanah, pasir, dan pupuk kandang dicampurkan dengan perbandingan komposisi 2 :1 :1. Campuran ini diaduk hingga homogen. Sesuaikan jumlah keseluruhan campuran dengan ukuran pot yang ada. Masukkan campuran tanah ini di atas batu bata atau kerikil di dalam pot hingga kira-kira 2/3 pot terisi.

4. Pindahkan bibit buah naga. Sobek polybag dan ambil bibit sekaligus dengan tanah yang menempel padanya. Semai bibit ke dalam tanah di dekat tiang pancang. Tutup kembali dengan campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang.

5. Letakkan pot di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Selama 1-2 minggu, setelah bibit berhasil tumbuh, Anda baru dapat memindahkannya ke tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Perawatan Agar Buah Naga cepat Berbuah

Setelah berhasil menumbuhkannya di dalam pot, Anda perlu pula melakukan perawatan tanaman dengan cara mengikat batang buah naga, menyiram, memupuk, memangkas, serta perawatan untuk membesarkan buah.

Pengikatan
Pengikatan dilakukan sehingga pohon buah naga tumbuh dengan tegak dan teratur, tidak berantakan batangnya, terpusat di dekat tiang pancang. Pengikatan dapat dilakukan dengan memakai tali atau kawat saat tumbuhan sudah setinggi kira-kira 30 cm. Pastikan ikatan tidak terlalu kencang dan malah membuat cabang patah.

Penyiraman
Lakukan dengan frekuensi dua kali sehari saat tumbuhan masih muda, dan semakin dikurangi frekuensinya seiring pertumbuhan. Saat tumbuhan sudah dewasa, satu kali seminggu pun cukup dan saat sudah berbuah dua minggu sekali juga dapat dikatakan cukup.

Pemupukan
Pemupukan dasar saat baru mulai tumbuh : 20 gram NPK dan 125 gram pupuk organik

  • Pemupukan lanjutan (usia 1-6 bulan) : 25 gram NPK dan 125 gram pupuk kandang
  • Pemupukan lanjutan (tanaman di atas 7 bulan) : 50 gr NPK, 125 gr pupuk kandang.
  • Masa berbunga dan berbuah : Gunakan pupuk NPK dengan perbandingan N:P:K = 13:13:21. Gunakan 75 gr NPK dan 125 gr pupuk kandang.

Agar cepat berbuah
Potong ujung batang tumbuhan buah naga setelah umurnya 3 bulan, hal ini dilakukan untuk membentuk cabang dan semakin banyak kesempatan bunga untuk tumbuh. Jaga agar maksimal hanya 2 bunga per batang yang tumbuh. Semprot hormon GA3 (giberelin) yang dapat meningkatkan produksi buah.

Pemangkasan
Ini bertujuan mengoptimalkan pertumbuhan batang dan merangsang tumbuhan berbuah. Saat dipangkas, cabang tidak terus memanjang, melainkan bertunas dan bercabang sehingga nutrisi yang biasa digunakan untuk memperpanjang batang dialihkan untuk pembuahan buah naga. Lakukan pemangkasan jika batang utama sudah mencapai 2 meter (di ujung tiang pancang). Pangkas pula cabang yang tidak produktif menghasilkan buah, juga cabang yang telah berusia lebih dari 2 tahun yang menghalangi sulur lain terkena sinar matahari.

Itulah cara menanam buah naga dalam pot yang tentunya siapapun dapat dengan mudah melakukannya bahkan dengan modal yang sangat kecil tanpa perlu halaman yang terlalu luas. Mulai dari sekarang dan petik sendiri buah naga hasil Anda bertanam di dalam pot. Semoga berhasil!

Komentar
error: Mau Copas ya !!